You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Padukuhan Sambilegi Lor
Padukuhan Sambilegi Lor

Kal. Maguwoharjo, Kec. Depok, Kab. Sleman

Selamat datang di website Padukuhan Sambilegi Lor. ( Info seputar Sosial Kemasyarakatan dan juga Kebencanaan ) dapat di pantau di Freq Radio 142.090 Mhz. Informasi (Pelayanan dan Pengaduan) dapat dilakukan melalui WhatApp dengan Nomor : 0822-2624-4446

TRADISI WIWITAN

Admin 04 Mei 2025 Dibaca 62 Kali
TRADISI WIWITAN

Tradisi wiwitan Jawa merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang masih dijaga di tengah perubahan zaman. Upacara ini erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat agraris di Jawa, terutama saat akan memulai panen padi. Melalui tradisi ini, masyarakat mengekspresikan rasa syukur sekaligus menjaga harmoni sosial.

Foto. Warga sambilegi lor melaksanakan tradisi wiwitan minggu legi, 4 mei 2025.

Menurut artikel Eksistensi Tradisi Wiwitan dan Kontribusinya terhadap Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal oleh Risalatul Ummami dkk., tradisi Wiwitan adalah ritual masyarakat petani Jawa yang dilakukan menjelang panen sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian. Istilah Wiwitan berasal dari kata “wiwit” yang berarti mulai, yakni menandai awal pemotongan padi sebelum panen dilakukan. Sejak lama Wiwitan menjadi tradisi turun-temurun masyarakat petani yang diwariskan dan terus dipertahankan dalam kehidupan agraris Jawa. Tradisi wiwitan tidak hanya soal ritual, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa hormat pada alam. Nilai-nilai inilah yang terus diwariskan secara lisan maupun praktik antar generasi.

Bagaimana Proses Upacara Wiwitan Dilakukan?

Proses upacara wiwitan Jawa dilakukan secara bertahap, melibatkan seluruh anggota masyarakat. Setiap tahapan memiliki makna tersendiri, mulai dari persiapan hingga penutupan.

Tahapan Pelaksanaan Upacara Wiwitan

Tahapan Wiwitan meliputi penentuan hari baik, persiapan sesaji, doa kenduren, ritual di sawah, pemotongan simbolis padi, dan diakhiri dengan makan bersama.

Simbol dan Makna

Makna tahapan Wiwitan secara umum berkaitan dengan ungkapan rasa syukur, permohonan keselamatan, serta harapan atas keberkahan hasil panen. Selain itu, rangkaian prosesi juga mencerminkan nilai sosial berupa kebersamaan dan gotong royong masyarakat, meskipun makna simbolis tiap tahap tidak dijelaskan secara rinci dalam sumber.

Peran Masyarakat dalam Upacara Wiwitan

Keterlibatan masyarakat dalam Wiwitan memperkuat solidaritas sosial dan mempererat hubungan antarwarga melalui kerja sama dalam pelaksanaan ritual. Pengenalan Tradisi Wiwitan dalam pendidikan membantu peserta didik memahami lingkungan sosial serta nilai budaya lokal. Tradisi Wiwitan perlu dilestarikan karena mengandung nilai sosial dan keagamaan yang penting bagi kehidupan masyarakat. Tradisi wiwitan Jawa mencerminkan kekayaan kearifan lokal dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat agraris. Melalui proses upacara dan nilai-nilai yang diajarkan, tradisi ini mampu memperkuat solidaritas serta menumbuhkan rasa syukur. Pelestarian tradisi wiwitan menjadi langkah strategis agar generasi muda tetap mengenal dan menghargai budaya leluhur.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image