Sambilegi Lor- Kepala Dukuh Sambilegi Lor mendukung program yang dibuat oleh KWT Restu Ibu dalam pembuatan Demplot kebun sayuran. Program ini yang akan dijadikan percontohan buat masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu kelompok KWT Restu Ibu Padukuhan Sambilegi Lor membuat Lahan Demplot sayuran yang bertempat di Tanah Kas Desa di RT06 RW54, Rabu (4/2)
Pemilihan lokasi demplot KWT ini berada di lingungan tempat wisata RKM dan berdampingan dengan kelompok ternak GSM, hal ini bisa menjadi nilai plus dengan cara mengintegasikan semua kelompok untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu ikut memajkan dan memakmurkan warga padukuhan.

Foto. Ibu-ibu KWT Restu Ibu kerja bakti menyiapkan lahan
Teknologi budidaya sayuran yang diterapkan di lokasi Demplot merupakan implementasi teknologi budidaya padi hasil inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Seperti halnya teknik budidaya tanaman hortikultura lainnya, budidaya bawang merah memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan budidaya komoditas tanaman pangan dan perkebunan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan produksi tinggi yang berkualitas KWT harus dapat menerapkan teknologi budidaya sayuran dengan benar. Teknologi budidaya tersebut meliputi penggunaan varietas unggul, penyiapan lahan dan pembuatan bedengan, penanaman, pengendalian gulma, pemupukan, pengairan, pengendalian organism pengganggu tanaman (OPT) dan panen.